ditanah ini aku lahir dan bertumbuh, sejak 26 tahun lalu. dan ditanah ini pula aku merasa malu.
aku bekerja sebagai karyawan kecil disebuah lembaga sosial, yang memberikan bantuan dengan membangunkan rumah untuk para korban gempa. kami bekerja dengan masyarakat, bukan sebagai sebuah lembaga kaya, yang bisa diperas dan dimanfaatkan kapan saja. lembaga ini datang dengan niat memberikan bantuan pada masyarakat yang kurang mampu.
dari awal pekerjaan, lembaga ini berusaha melibatkan sebanyak mungkin peran serta masyarakat. hal itu baik. namun seiring waktu yang berjalan, semuanya mulai berjalan dengan salah. beberapa orang yang dimasukkan didalam struktur lembaga, yang seharusnya membantu lembaga untuk berhubungan dengan masyarakat, dari lembaga yang akan membantu masyarakat atau suaudara mereka sendiri. mereka lambat laun menjadikan lembaga tempat mereka bekerja sebagai lahan untuk memperkaya diri, tanpa pernah merasa malu, akan ketidak sanggupan mereka membantu langsung saudara mereka, tapi malah memperdaya orang yang mencoba membantu saudaranya.
lain lagi dengan kasus para pemudanya. mereka yang sudah berada didaerah yang kurang pekerjaan ini, masih ingat akan perayaan tahun baru. mereka tidak memiliki kesibukan lain selain menyambut perayaan yang bahkan bukan bagian dari kehidupan mereka sehari-hari. apa pentingnya tahun baru buat seorang pengangguran yang bahkan tidak bisa memikirkan kelanjutan hidupnya esok ? namun itulah,...mereka ingat, dan ingin merayakannya. sudah pasti dengan status luntang lantung itu mereka tidak punya cukup dana untuk merayakannya, dan lagi-lagi mereka berpikir dengan cerdas dan cepat, cara menghasilkan dana tanpa perlu usaha keras. mereka cukup meminta, kepada pihak-pihak yang mereka perkirakan akan memiliki dana lebih untuk menolong mereka merayakan tahun baru. salah satunya lembaga yang sedang bekerja ditempat mereka. dengan berbagai alasan kekompakan, dan sebagai bentuk sumbangsih kepada lingkungan ( seolah bantuan tumah itu belum cukup !!! ), mereka tanpa malu datang untuk menagih dana kekompakan dan kepedulian itu.
ada banyak hal yang harus dipahami, dimengerti dan dimaklumi didunia ini,..namun sudah pasti, kemalasan dan kelicikan bukan sesuatu hal yang harus ditoleransi setiap saat, hanya karena mereka adalah bagian dari orang-orang yang berada didaerah yang kita bantu, dan secara langsung tidak mendapat bantuan.
dan kadang, tangan diatas tidak selalu baik, karena, jika tangan diatas itu memberi kepada pencuri,...itu adalah sesuatu yang sia-sia belaka.
dan aku,...harus menghadapi kenyataan, bahwa keadaan ini terjadi ditanah yang sangat kucintai, dan tak akan pernah kutinggalkan,....
Rabu, 29 Desember 2010
Rabu, 01 Desember 2010
dandelion
hari lain,..
kau datang dengan setangkai mawar merah,..
bosan,..
terlalu biasa,..
hari lain,...
kau datang dengan setumpuk krisan,...
mungkin aku berniat menerima,..
agak berbeda,..
namun tetap hanya bunga,...
yang melambangkan cinta,..yang mengikat,..
hari lain,..
bisakah,..
kau beri aku dandelion,..
yang akan terbang ketika ditiup?
yang melambangkan kebebasan ?
atas nama cinta ?
kau datang dengan setangkai mawar merah,..
bosan,..
terlalu biasa,..
hari lain,...
kau datang dengan setumpuk krisan,...
mungkin aku berniat menerima,..
agak berbeda,..
namun tetap hanya bunga,...
yang melambangkan cinta,..yang mengikat,..
hari lain,..
bisakah,..
kau beri aku dandelion,..
yang akan terbang ketika ditiup?
yang melambangkan kebebasan ?
atas nama cinta ?
Selasa, 12 Oktober 2010
remembering you
dont want to remember you
in the nigth rain are falling
dont want to have your face in my eyes
in a second before i sleep
dont want to listen the song you used to sing
when the dark are fall
let me free my mind
for a while
before a begin tomorrow
again, by remembering you,..
in the nigth rain are falling
dont want to have your face in my eyes
in a second before i sleep
dont want to listen the song you used to sing
when the dark are fall
let me free my mind
for a while
before a begin tomorrow
again, by remembering you,..
Sabtu, 02 Oktober 2010
Minggu, 26 September 2010
being mean or being firm,..
I just did big event to day. i kick out my younger cousan out of my house. im not really mean it. its just bluffing. i just want to give him a lesson. we already try so many ways to make him realize that, his young man now, need to be responsible. but, his such a arrogant and ignorant, he listen nothing but his own words. he even threat my father, like my father nolonger exist in that house.
i decided to give him hard lesson. but, somehow, i think i made a mistake.
am i being so hard ? his a kid without a mother, our family taking good care of him, since he was 5. my father run out an idea to warn him, my mom even worse. she had no bad word for him, even when he act like jack ass. what should i do ?am i firm? or am i mean ? confuse!!
i decided to give him hard lesson. but, somehow, i think i made a mistake.
am i being so hard ? his a kid without a mother, our family taking good care of him, since he was 5. my father run out an idea to warn him, my mom even worse. she had no bad word for him, even when he act like jack ass. what should i do ?am i firm? or am i mean ? confuse!!
Rabu, 15 September 2010
Hidup, dalam kultur dan masyarakat tradisional kadang menyenangkan, kadang sulit. Terutama ketika berhubungan dengan kepemilikan dan peminjaman. Rasa kebersamaan yang tinggi, sangat menyulitkan ketika kita harus mengkotak-kotakan hal yang menjadi milik kita. Kadang kalau kita tidak meminjamkan apa yang mereka mau, biasanya akan berakhir dengan selisih paham. Dan selisih paham itu akan berlangsung sangat lama, dan menyebabkan selisih paham yang lain,....
Jumat, 27 Agustus 2010
jiwa yang terberkahi
terberkahi lah jiwa
yang menengadah ke langit kala hujan
terberkahi lah jiwa
yang tersenyum kala mentari terbit
terberkahi lah jiwa
yang memandang bintang dilangit dengan bahagia
terberkahi lah jiwa
yang menunduk ketanah dengan syukur,...
apapun itu,..
jiwa-jiwa itu tetap bersyukur,..
yang menengadah ke langit kala hujan
terberkahi lah jiwa
yang tersenyum kala mentari terbit
terberkahi lah jiwa
yang memandang bintang dilangit dengan bahagia
terberkahi lah jiwa
yang menunduk ketanah dengan syukur,...
apapun itu,..
jiwa-jiwa itu tetap bersyukur,..
Langganan:
Postingan (Atom)